Universitas Islam Tasikmalaya
PMB 2026
Prodi Magister PAI Pascasarjana Universitas Islam Tasikmalaya Gelar Sidang Tesis Gelombang II
15 Juli 2026 Admin Prodi PAI S2 Berita

Prodi Magister PAI Pascasarjana Universitas Islam Tasikmalaya Gelar Sidang Tesis Gelombang II

Sidang Tesis (Ujian Munaqasyah) Gelombang II Angkatan IV Prodi Magister PAI Pascasarjana UNITAS Berlangsung Khidmat, Menguatkan Budaya Riset dan Publikasi Ilmiah
Tasikmalaya, 15 Juli 2026 – Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam (S2 PAI) Pascasarjana Universitas Islam Tasikmalaya (UNITAS) kembali menyelenggarakan Ujian Munaqasyah (Sidang Tesis) Gelombang II Angkatan IV pada Rabu, 15 Juli 2026, bertempat di Ruang Sidang Pascasarjana UNITAS. Kegiatan ini merupakan tahapan akademik yang sangat strategis dalam proses penyelesaian studi mahasiswa Program Magister Pendidikan Agama Islam sekaligus menjadi forum ilmiah untuk menguji kualitas penelitian, kedalaman analisis, serta kemampuan mahasiswa dalam mempertahankan hasil riset yang telah disusun selama masa studi.
Acara pembukaan secara resmi dibuka oleh Direktur Pascasarjana Universitas Islam Tasikmalaya, Dr. H. Dedi Ratno, M.Ag. Dalam sambutannya beliau menegaskan bahwa ujian munaqasyah bukan hanya sekadar agenda akademik rutin, tetapi merupakan momentum yang menentukan kualitas lulusan Pascasarjana UNITAS.
Beliau menyampaikan bahwa setiap tesis yang dipresentasikan merupakan representasi dari proses panjang yang telah dilalui mahasiswa, mulai dari penguatan teori, penyusunan proposal penelitian, pelaksanaan penelitian lapangan, analisis data, hingga penyusunan karya ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan secara akademik.
"Sidang munaqasyah adalah ruang ilmiah yang menguji tidak hanya hasil penelitian, tetapi juga integritas, kedewasaan berpikir, kemampuan akademik, serta komitmen mahasiswa terhadap pengembangan ilmu pengetahuan. Seorang lulusan magister harus mampu menghadirkan solusi ilmiah terhadap berbagai persoalan pendidikan, khususnya dalam bidang Pendidikan Agama Islam. Oleh karena itu, jadikan sidang ini sebagai sarana pembelajaran, refleksi, dan penguatan kapasitas intelektual, bukan semata-mata sebagai syarat administratif menuju kelulusan."
Beliau juga berharap agar seluruh peserta mampu mengikuti sidang dengan penuh percaya diri, menjunjung tinggi etika akademik, terbuka terhadap kritik dan masukan dari para penguji, serta menjadikan setiap saran sebagai bagian dari proses penyempurnaan kualitas karya ilmiah.
Selanjutnya, Ketua Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam Pascasarjana UNITAS, Dr. Rifyal Luthfi MR., M.Pd.I., memberikan pengarahan mengenai teknis pelaksanaan sidang serta tahapan akademik yang harus diselesaikan setelah mahasiswa dinyatakan lulus ujian munaqasyah.
Dalam penjelasannya, beliau menyampaikan bahwa kelulusan sidang tesis bukanlah akhir dari perjalanan akademik. Mahasiswa masih memiliki tanggung jawab ilmiah untuk menyempurnakan tesis sesuai hasil revisi dari dewan penguji, kemudian menyusun artikel hasil penelitian yang akan dipublikasikan pada Jurnal Integratif Pascasarjana UNITAS sebagai salah satu persyaratan akademik menuju kelulusan.
Beliau menegaskan bahwa publikasi artikel ilmiah merupakan bagian dari budaya akademik yang terus dikembangkan oleh Pascasarjana UNITAS sebagai bentuk nyata diseminasi hasil penelitian kepada masyarakat akademik. Melalui publikasi tersebut, hasil penelitian mahasiswa tidak hanya tersimpan dalam bentuk tesis, tetapi juga dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan ilmu Pendidikan Agama Islam, menjadi rujukan penelitian berikutnya, serta memberikan solusi atas berbagai tantangan pendidikan Islam di era kontemporer.
"Kami berharap setiap mahasiswa tidak berhenti pada penyelesaian tesis saja, tetapi mampu melanjutkan tradisi akademik melalui publikasi ilmiah. Menulis artikel ilmiah merupakan langkah penting untuk memperluas manfaat penelitian, meningkatkan kualitas akademik, sekaligus membangun rekam jejak keilmuan sebagai lulusan Program Magister Pendidikan Agama Islam Pascasarjana UNITAS."
Suasana pembukaan Sidang Tesis Gelombang II Angkatan IV berlangsung dengan penuh kekhidmatan. Seluruh mahasiswa mengikuti rangkaian kegiatan dengan sikap tertib, disiplin, dan penuh antusias. Wajah-wajah optimis tampak menghiasi ruang sidang, mencerminkan semangat dan harapan besar setelah melalui perjalanan akademik yang panjang, mulai dari perkuliahan, penyusunan proposal, seminar proposal, penelitian, seminar hasil, proses bimbingan tesis, hingga akhirnya memasuki tahap ujian munaqasyah.
Bagi para mahasiswa, sidang tesis menjadi momentum yang sangat berharga. Mereka berharap seluruh ikhtiar, kerja keras, dan doa yang telah menyertai perjalanan studi selama ini dapat berbuah hasil terbaik. Dengan penuh keyakinan dan rasa syukur, para peserta bertekad memberikan performa terbaik di hadapan tim penguji, menerima setiap masukan dengan lapang dada, serta menyempurnakan karya ilmiah mereka sebagai bentuk tanggung jawab akademik. Harapan terbesar yang terpatri dalam diri setiap peserta adalah dapat dinyatakan lulus, menyelesaikan seluruh tahapan akademik dengan baik, dan segera menyandang gelar Magister Pendidikan Agama Islam.
Pelaksanaan Sidang Tesis Gelombang II ini sekaligus menjadi bukti komitmen Pascasarjana UNITAS dalam menjaga mutu pendidikan tinggi melalui proses evaluasi akademik yang objektif, transparan, dan berkualitas. Setiap tahapan dirancang untuk memastikan bahwa lulusan Program Magister Pendidikan Agama Islam tidak hanya memiliki kompetensi akademik yang kuat, tetapi juga kemampuan berpikir kritis, integritas ilmiah, keterampilan meneliti, serta komitmen untuk terus berkarya melalui publikasi dan pengabdian kepada masyarakat.
Dengan terselenggaranya Ujian Munaqasyah Gelombang II Angkatan IV, Pascasarjana Universitas Islam Tasikmalaya kembali meneguhkan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan, budaya riset, dan publikasi ilmiah. Diharapkan seluruh peserta sidang memperoleh hasil yang terbaik, mampu menyelesaikan seluruh tahapan akademik berikutnya dengan baik, serta menjadi lulusan Magister Pendidikan Agama Islam yang unggul, profesional, berintegritas, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan Islam di tingkat lokal, nasional, maupun global.

Bagikan: